Penyebab Perilaku Kreatif

 



1.      Potensi Kreatif

Kecerdasan berhubungan dengan kreativitas. Orang-orang cerdas lebih kreatif karena mereka lebih baik dalam memecahkan masalah yang kompleks. Meskipun demikian, individu-individu cerdas juga bisa lebih kreatif karena memiliki memori kerja yang lebih besar, yaitu mereka dapat mengingat lebih banyak informasi yang berhubungan dengan tugas di tangan.
Keahlian adalah fondasi dari semua pekerjaan kreatif dan oleh karena itu merupakan alat prediksi tunggal paling penting dari potensi kreatif. Potensi bagi kreativitas ditingkatkan ketika individu memiliki kemampuan, pengetahuan, kecakapan, dan keahlian yang sama dengan bidang yang dijalaninnya.

2.      Lingkungan Kreatif

Kebanyakan dari kita memiliki potensi kreatif yang dapat kita pelajari untuk diterapkan, tetapi sepentung apapun potensi kreatif, tidaklah cukup jika hanya sendirian saja. Kita perlu berada dalam lingkungan dimana potensi kreatif dapat direalisasikan.
Hal yang paling penting adalah motivasi. Jika Anda tidak termotivasi untuk menjadi kreatif, tidak mungkin Anda akan menjadi kreatif. Sebuah tinjauan studi mengungkapkan bahwa motivasi intrinsik, atau keinginan untuk mengerjakan sesuatu karena lebih menarik, menyenangkan, memuaskan, dan menantang, berkorelasi cukup kuat dengan hasil kreatif. Hubungan ini benar tanpa memandang apakah kita sedang berbicara mengenai kreativitas pelajar atau kreativitas pekerja.

3.      Keluaran dari Kreatif (Inovasi)

Tahapan akhir dari model kreativitas adalah hasil. Perilaku kreatif tidak selalu menghasilkan kreatif atau inovatif. Seorang pekerja mungkin menghasilkan sebuah ide kreatif dan tidak pernah membagikannya. Seorang manajemen mungkin menolak sebuah solusi yang kreatif. Tim mungkin membatasi perilaku kreatif dengan mengisolasikan mereka yang mengusulkan ide-ide berbeda.
Kita dapat mendefinisikan keluaran dari kreatif (creative outcome) sebagai ide-ide atau solusi-solusi yang dinilai baru dan berguna oleh pemangku kepentingan yang relevan. Oleh karena itu, solusi yang aneh hanya kreatif ketika ia membantu memecahkan masalah.

Sumber : Robbins, Stephen P & Judge, Timothy A, 2014, Organizational Behavior, 16th Edition, McGraw-Hill.

0 komentar:

Post a Comment