PERTANYAAN PALING SERING MUNCUL DALAM INTERVIEW

 
PERTANYAAN PALING SERING MUNCUL DALAM INTERVIEW - manajemenmudah




Tidak bisa dipungkiri, proses interview dalam melamar pekerjaan masih menjadi momok bagi sebagian besar pejuang karir. Meskipun berbeda-beda urutan seleksinya, interview atau wawancara sebagian besar ditempatkan di pertengahan atau menjelang akhir proses penerimaan karyawan. Sehingga, bayangan akan gagal padahal sudah setengah jalan menuju karir impian kerap menghantui.

Tes wawancara juga merupakan salah satu komponen terpenting dan tersulit, karena yang akan dihadapi adalah manusia bukan kertas tes atau komputer lagi. Kali ini kami akan membahas pertanyaan-pertanyaan yang paling sering didapat dalam wawancara dan cara ideal untuk menjawabnya.

1. Ibarat hidangan pembuka, “ceritakan tentang diri Anda” kerap dijadikan pertanyaan yang paling pertama

Hampir semua wawancara dibuka dengan pertanyaan ini. Pertanyaan yang terasa sangat sederhana tetapi tak jarang membuat kamu bingung hendak menjawabnya. “Apakah saya harus menceritakan tentang hidup saya sejak kecil? Atau pewawancara ingin saya curhat?” Tentu tidak, kamu harus bersikap profesional. Tidak perlu menceritakan kisah hidupmu dan drama-drama yang ada ke pewawancara. Cukup berikan sejarah singkat tentang riwayat pendidikanmu, pengalamanmu, dan kegiatanmu sekarang sudah cukup. Sedikit latar belakang tentang keluarga juga boleh.

2. “Apa yang Anda ketahui tentang perusahaan ini?” adalah pertanyaan yang mengukur keaktifanmu mencari tahu informasi tentang perusahaan yang kamu lamar.

Ini juga salah satu pertanyaan paling awam di interview kerja. Jangan sampai lengah dan datang tanpa persiapan, selalu cari tahu dan lakukan riset terhadap perusahaan yang kamu lamar.

Apakah itu tentang sejarah dasar berdirinya, berita terakhir tentangnya, visi misi perusahaan itu, orang-orang berpengaruh di dalamnya.

Lakukan pemeriksaan terhadap latar belakang perusahaan, agar kamu terlihat sudah siap dan terlihat sungguh-sungguh berminat mengabdi dan mendapatkan pekerjaan di sana.

3. “Mengapa Anda menginginkan pekerjaan ini?” bisa jadi pertanyaan yang menjebak. Pertimbangkan jawabannya baik-baik dan jangan sampai kamu salah menjawab.

Berikan jawaban realistis namun berwibawa

Meskipun kamu melamar pekerjaan itu karena uang atau gaji, tetap hindari jawaban yang terlalu materialistis seperti ini. Perusahaan biasanya mencari orang yang memiliki minat besar pada pekerjaan itu sendiri, maka ceritakan lah alasan kenapa kamu ingin mendapatkan pekerjaan tersebut.

Apakah karena sesuai dengan minat dan bakatmu, kemudian dilanjutkan dengan betapa kamu merasakan kecocokan antara visi misimu dengan visi misi perusahaan tersebut, sehingga kamu ingin bergabung dan berkontribusi bersama mereka.

4. Semakin lama pertanyaan yang diberikan akan semakin sulit. “Apa yang Anda cari dalam sebuah pekerjaan?”adalah pertanyaan butuh kelihaianmu berkelit.

Sekali lagi, meskipun tujuan utamamu bekerja untuk mencari pemasukan tapi untuk pertanyaan ini berikan jawaban yang lebih cenderung menitikberatkan tentang karir itu sendiri. Hindari juga jawaban yang hanya berputar di bagian ingin mencari pengalaman semata, karena nggak sedikit perusahaan yang tidak mau jadi ajang coba-coba.

Utarakan bahwa kamu tertarik untuk menjadi bagian dari sebuah lembaga atau organisasi dan ingin berkontribusi dan dikenal karena prestasi.

5. Promosikan dirimu dengan cara yang elegan ketika pewawancara menyampaikan “jelaskan mengapa Anda adalah orang terbaik untuk menjabat di posisi ini?” “Beri alasan kenapa kami harus menerima anda?” adalah bentuk lain dari pertanyaan ini.

Pertanyaan ini memang nampak blak-blakan dan mengintimidasi, namun ini adalah kesempatan bagi kamu untuk menonjolkan kualitasmu sebagai pekerja. Jawabanmu sebaiknya menjelaskan tiga hal ini di dalamnya: bahwa kamu tidak hanya bisa mengerjakan tugas dari posisi tersebut

tapi juga mampu memberikan hasil yang baik dan kamu merasa cocok dan klop dengan kultur perusahaan itu.

6. Kisahkan prestasi dan pencapaian yang kamu punya untuk menjawab pertanyaan “apakah pencapaian profesional terbesar Anda sejauh ini?”. Soal gaya bicara juga harus diperhatikan, jangan sampai kamu malah terkesan sombong, ya!

Jika kamu sudah pernah bekerja sebelumnya, menjawab pertanyaan ini bisa menjadi cukup mudah. Jika kamu adalah fresh graduate, yang sedang mencari pekerjaan pertamamu, kamu bisa menggunakan pengalaman saat berorganisasi atau magang sebagai jawabannya.

Metode S-T-A-R dapat membantumu dalam pertanyaan mengenai prestasi atau pengalamanmu sebelumnya.

Jangan hanya menjawab seadanya, seperti contoh: “saya pernah mendapatkan predikat karyawan teladan 3 bulan berturut-turut.” Melainkan jawab dengan rumus S-T-A-R atau Situation Task Action Result. Artinya, sebaiknya kamu menceritakan pengalamanmu itu dengan runut. Yaitu kemukakan situasi yang kamu alami, tugas yang kamu hadapi dari situasi tersebut, aksi yang kamu lakukan untuk menyelesaikan tugas, dan akhirnya pencapaian yang kamu dapatkan!

7. “Ceritakan tentang tantangan atau masalah yang pernah Anda hadapi, dan bagaimana cara Anda mengatasinya.” Dengan pertanyaan ini, tunjukkan bahwa kamu mampu melakukan problem solving.

Tidak jauh berbeda dari pertanyaan soal pencapaian profesional sebelumnya, pertanyaan ini juga sebaiknya kamu jawab dengan pola S-T-A-R.

Misalnya, di pekerjaan sebelumnya kamu mengalami kesulitan saat bekerja di bidang sales department karena banyak klien yang tidak tertarik menyalurkan produkmu. Kemudian kamu membuat strategi promosi baru dan pendekatan berbeda agar vendor-vendor itu mau menjajakan produkmu. Akhirnya target penjualanmu terpenuhi. Itu salah satu contoh pengaplikasian metode S-T-A-R yang bisa kamu sesuaikan dengan pengalaman aslimu.

8. “Bagaimana teman-teman atau rekan kerja Anda terdahulu mendeskripsikan Anda?”. Asalkan bisa menjalin hubungan baik dengan kolega atau pimpinan, kamu tidak akan kesulitan menjawab pertanyaan ini.

Pertanyaan ini dimaksudkan untuk mencari tahu seberapa baik kemampuan anda untuk bekerja di dalam kelompok dan menjaga komunikasi dengan manajer atau kolega lain. Ada baiknya jika kamu memiliki referensi dalam menjawab pertanyaan ini. Seperti “Manajer saya selalu bilang bahwa saya adalah orang yang tidak pernah putus asa dan selalu inovatif dalam menghadapi tantangan kerja.” Tambahkan penjelasan mengapa manajermu bisa berpikiran begitu dengan menjelaskan kontribusimu ketika bekerja dengannya.

Jawablah dengan jujur karena biasanya pewawancara akan menindaklanjuti jawabanmu dengan bertanya kepada orang yang kamu referensikan. Buat yang baru pertama kali melamar pekerjaan, kamu bisa gunakan pengalaman berorganisasi atau magangmu dan menjadikan salah satu dosen atau bosmu untuk menjadi referensi.

9. “Apakah kelemahan terbesar Anda?”adalah pertanyaan yang paling ditakuti. Sampaikan jawaban yang jujur tapi sekaligus gunakan kesempatan ini untuk menunjukkan kelebihan diri.

Nggak bisa dipungkiri, pertanyaan ini adalah salah satu pertanyaan yang paling ditakuti oleh para pelamar. Terkesan serba salah untuk menjawabnya. Kunci untuk menjawab pertanyaan ini adalah jawab dengan jujur namun penuh strategi. Jangan menjawabnya dengan sesuatu yang seolah meninggikan posisimu hanya karena kamu tidak mau mengakui kelemahan atau tidak ingin terlihat jelek di mata pewawancara. Yang ingin mereka lihat adalah apakah kamu pribadi yang mawas diri, bijaksana dan mau merubah kekurangan dan kelemahanmu.

Berikan kelemahan kecil yang berhubungan dengan pekerjaan atau kinerjamu yang sedang—dan lebih baik lagi kalau sudah kamu perbaiki. Contoh: “Saya tidak begitu bagus dalam perihal public speaking, namun saya telah berusaha mengatasinya dengan mejadi voluntir sebagai pimpinan pada pertemuan atau rapat, agar saya terbiasa berkomunikasi dengan orang banyak.” atau “Saya beberapa kali mendapat kritik karena kurang fokus terhadap detil ketika mengerjakan sebuah proyek. Karena itu, saya hampir setiap hari mengevaluasi kembali hasil-hasil proyek yang saya kerjakan untuk melihat mana yang perlu saya perhatikan agar tidak terulang ke depannya.”

10. “Berapa gaji yang Anda minta?” bisa jadi pertanyaan jebakan jika kamu tidak melakukan riset dan persiapan.

Meskipun terdengar menggiurkan, namun kamu harus hati-hati dengan pertanyaan ini. Jawaban yang terlalu muluk bisa membuat pewawancara menertawaimu di dalam hati, sementara jawaban terlalu rendah menunjukkan bahwa kamu kurang informasi tentang perusahaan tersebut atau tidak percaya diri. Kamu bisa mencari informasi tentang bayangan atau rata-rata penghasilan yang bisa didapatkan dari bekerja di perusahaan tersebut melalui internet.

Setelah tahu kisaran gaji di tempat tersebut, beri tahu juga bahwa kamu cukup fleksibel. Bahwa kamu tahu kalau kemampuanmu berharga namun kamu terbuka pada negosiasi gaji yang masuk akal.

11. “Ceritakan tentang tempat kerja Anda yang sebelumnya. Apakah ada hal yang tidak berkenan dari sana?”. Kamu juga wajib berhati-hati saat menceritakan kekurangan kantor lamamu.

Lagi-lagi sebuah pertanyaan menjebak, karena ada saja di antara kita yang kelepasan menjelek-jelekkan bos lama di depan calon bos baru. Tetap netral dan profesional, berikan jawaban yang apa adanya, namun kurangi unsur mencari-cari kejelekan mantan perusahaan yang pernah mempekerjakanmu. Apalagi jika kamu membawa-bawa pandangan dan konflik pribadi ke dalam ceritamu itu.

12. “Kemana saja Anda telah melamar?”. Buat kesan kalau kamu in demand, tapi tidak murahan.

Pertanyaan ini adalah kesempatan bagus bagi kamu untuk menunjukkan bahwa kamu dan keahlianmu laris dan dibutuhkan, tanpa membuat dirimu seolah desperate dan menawarkan dirimu ke terlalu banyak pihak.

Maka jujurlah dan sebutkan beberapa perusahaan lain yang sedang kamu lamar namun tak usah menjelaskannya terlalu rinci. Dengan mengetahui kalau kamu benar-benar serius mencari kerja dan memiliki banyak peluang lain membuat pewawancara akan berminat melirikmu.

13. Ketika ada pertanyaan “di mana Anda melihat diri Anda 5 tahun yang akan datang?”, sebaiknya kamu ceritakan cita-cita dan bayangan masa depan yang realistis.

Pertanyaan ini juga sering mengecoh dan membuat para pencari kerja terbata-bata, bingung ingin menjelaskan apa. Jelaskan secara jujur dan spesifik tentang ambisimu 5 tahun yang akan datang.

 

Sumber : hrconsultingsetia.com

Konsep Marketing Mix dengan 7 P

 

Konsep Marketing Mix dengan 7 P - manajemenmudah

Marketing mix atau bauran pemasaran adalah suatu strategi pemasaran pada perusahaan untuk mencapai tujuan yakni keuntungan yang besar melalui salah satu konsep marketing mix adalah 7P yakni, Product (Produk), Price (Harga), Place (Tempat), Promotion (Pemasaran), People, Process, dan Physical Evidence.

Selanjutnya membahas tentang masing-masing konsep dari marketing mix atau bauran pemasaran ini

1. Products (Prodak)

Produk merupakan segala bentuk hasil usaha yang ditawarkan ke pasar untuk digunakan atau dikonsumsi sehingga bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat.

Jika Anda ingin sukses menjalankan strategi marketing mix, Anda harus dapat membuat dan menghasilkan produk atau jasa dengan kualitas dan keunikan tersendiri.

Dengan begitu, produk atau jasa Anda secara otomatis dapat meningkatkan daya saing di pasaran.

Produk memiliki dua unsur yang perlu diperhatikan yaitu kualitas dan visual.

Anda harus memastikan kualitas dari produk Anda dengan baik, selain itu konsumen juga harus merasa membutuhkan untuk membeli produk atau jasa Anda tidak hanya sekedar tertarik.

Cara mudah yang dapat Anda lakukan yaitu dengan cara menentukan target pasar melalui riset kecil yang terstruktur.

Riset yang dilakukan pada strategi marketing mix dapat mencakup informasi respon pasar, keinginan konsumen, dan lain sebagainya.

2. Price (Harga)

Harga yang dimaksud adalah sejumlah uang yang harus dibayar oleh user atau klien Anda untuk mendapatkan produk yang Anda tawarkan.

Dengan kata lain, seseorang akan menggunakan jasa atau membeli produk yang Anda tawarkan, jika pengorbanan yang dikeluarkan (yaitu uang dan waktu) sesuai dengan manfaat yang ia ingin dapatkan dari produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut.

Terkait poin ini, fokus Anda adalah bagaimana caranya agar dapat membuat pelanggan atau calon pembeli potensial merasa pengeluarannya sesuai dengan apa yang dia dapat.

Dengan begitu strategi marketing mix akan lebih optimal.

Dalam menentukan harga dari produk, Anda harus menghitungnya berdasarkan dengan biaya produksi, modal, dan tambahkan keuntungan beberapa persen.

Harga jual harus sesuai dengan harga pasar, tidak terlalu tinggi dan tidak juga terlalu rendah.


3. Tempat (Place)

Konsep ini berfokus pada tempat atau lokasi di mana perusahaan Anda berdiri.

Di mana, semakin strategis tempat bisnis Anda, semakin besar juga keuntungan yang akan didapatkan perusahaan.

Dengan lokasi yang strategis, konsumen atau calon pelanggan dapat lebih mudah menemukan dan menjangkau bisnis Anda, sehingga transaksi penjualan lebih mudah terjadi.

Bagaimana cara menentukan lokasi yang tepat?

Hal yang dapat Anda lakukan adalah mencari dan menentukan lokasi penjualan yang sesuai dengan target pasar Anda, apakah itu untuk kalangan bottom, middle, atau up.
 

4. Promosi (Promotions)

Strategi marketing mix 7p ini berfokus pada masalah promosi bisnis, seperti bagaimana cara memasarkan produk, media apa yang digunakan, dan sebagainya.

Promosi merupakan salah satu strategi marketing yang memiliki tujuan, antara lain:

  •     Mengidentifikasi dan menarik konsumen baru.
  •     Mengomunikasikan produk baru.
  •     Meningkatkan jumlah konsumen untuk produk yang telah dikenal secara luas.
  •     Menginformasikan kepada konsumen tentang peningkatan kualitas produk.
  •     Mengajak konsumen untuk mendatangi tempat penjualan produk.
  •     Memotivasi konsumen agar memilih atau membeli suatu produk.


Pada dasarnya, promosi merupakan aktivitas penyebaran informasi yang bersifat membujuk, mempengaruhi dan mengingatkan pasar bahwa produk Anda sudah siap dijual dan dibeli oleh mereka.

Salah satu yang dapat Anda lakukan adalah dengan memasang iklan.

Iklan dapat dilakukan melalui media-media seperti surat kabar, elektronik, brosur, spanduk, social media.

Pada zaman digital seperti sekarang, strategi pemasaran dengan promosi sangatlah mudah karena banyak media sosial yang akan sangat membantu Anda.

5. Orang (People)

SDM merupakan komponen penting dalam strategi marketing mix 7p. Faktor sumber daya manusia sangat menentukan maju atau tidaknya sebuah perusahaan.

Tak dapat kita pungkiri bahwa faktor ini berperan penting dalam membuat suatu kemajuan atau bahkan kemunduran dari suatu perusahaan.

Inilah mengapa berbagai perusahaan berlomba-lomba untuk mencari kandidat pekerja terbaik, mereka bahkan rela membayar lebih untuk menyewa pihak pencari kerja independen yang sudah ahli dalam mencarikan kandidat pekerja bagi perusahaan.

Pertanyaan-pertanyaan terkait, apakah karyawan tersebut memiliki performance tinggi atau sebaliknya, apakah karyawan tersebut loyal atau sebaliknya, apakah karyawan tersebut mampu melayani konsumen dengan baik atau sebaliknya akan ikut membantu kesuksesan sebuah perusahaan jasa di pasaran.

Faktor penting lainnnya dalam SDM adalah attitude dan motivasi dari karyawan dalam industri jasa.

Attitude dapat diaplikasikan dalam berbagai bentuk, seperti penampilan karyawan, suara dalam bicara, body language, ekspresi wajah, dan tutur kata.

Sedangkan motivasi akan menentukan sejauh apa karyawan ingin atau menyukai pekerjaan yang akan dilakukan.

6. Proses (Process)

Proses di sini mencakup bagaimana cara perusahaan melayani permintaan tiap konsumennya, mulai dari konsumen memesan (order) hingga akhirnya mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Beberapa perusahaan tertentu biasanya memiliki cara yang unik atau khusus dalam melayani konsumennya.

Seperti halnya di suatu restoran, ada beberapa restoran yang memberikan fasilitas “open kitchen”, di mana konsumen bisa melihat tiap proses pembuatan makanan yang mereka pesan.

Cara service seperti ini adalah salah satu contoh penerapan strategi marketing mix pada suatu bisnis kuliner.

7. Tampilan Fisik (Physical Evidence)

Tampilan fisik tempat usaha akan menjelaskan bagaimana penataan bangunan dari suatu perusahaan. Apakah perusahaan menggunakan interior yang unik, lightning system yang menarik, desain ruangan yang menarik perhatian, dan lain sebagainya.

Perusahaan tentu akan menyadari bahwa penataan bangunan di suatu perusahaan tentu akan memengaruhi mood pengunjung.

Desain interior yang terkesan berantakan tentu akan membuat konsumen merasa agak sedikit tidak nyaman dengan keadaan di perusahaan tersebut.

Bangunan harus dapat menciptakan suasana yang menyenangkan, sehingga memberikan pengalaman kepada pengunjung dan dapat memberikan nilai tambah.

Komponen visual sangatlah penting dalam strategi marketing mix.



Apakah pencarian pekerjaan Anda memakan waktu lebih lama dari yang diharapkan?

 
Apakah pencarian pekerjaan Anda memakan waktu lebih lama dari yang diharapkan? - manajemenmudah



Ketika panggilan untuk wawancara tidak kunjung datang, sulit untuk tidak merasa frustasi. Ketika Anda mulai melihat teman Anda mendapatkan tawaran kerja sementara Anda masih mengirimkan resume demi resume ke berbagai perusahaan, Anda dapat merasa cukup kecewa.

Kandidat berpengalaman dan lulusan baru tahu akan sisi pahitnya, kebenaran yang sulit tentang mencari pekerjaan: Jalan yang sulit untuk ditaklukkan dan akan bijak bagi Anda jika Anda menyiapkan mental yang kuat untuk menjalaninya.

Jika pekerjaan tak kunjung datang, jangan patah semangat. Tetap yakin bahwa Anda mendapat apa yang diinginkan. Tetap optimistis terlepas dari semua kegagalan akan membuat Anda lebih baik dalam jangka panjang.

Berikut ini cara untuk menyelamatkan Anda dari keterpurukan saat tak segera mendapat kerja:

1. Jangan lupa untuk bersantai

Membuat diri Anda sendiri sibuk dan memiliki kegiatan ketika menunggu merupakan hal baik untuk tetap termotivasi, begitu juga dengan menjaga keterampilan Anda tetap berkembang.

Akan tetapi, memang terdapat saat-saat di mana hal ini bisa terlalu membebani, jadi luangkan waktu untuk bersantai dan fokus pada diri Anda sendiri.

Terkadang yang Anda butuhkan hanyalah waktu bagi diri Anda sendiri untuk merenung dan berpikir tentang jalur karir apa yang sebenarnya Anda inginkan.

2. Tetap aktif

Pencarian kerja dapat melelahkan, berpindah dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya, pameran pekerjaan yang tak berujung untuk dikunjungi dan semua acara networking yang harus didatangi.

Pencarian kerja seringkali terasa seperti sebuah pekerjaan tetap dikarenakan semua hal yang harus dilakukan. Hal buruk tentang pencarian pekerjaan, terutama untuk para pengangguran, juga dipenuhi dengan jangka waktu yang panjang di mana Anda benar-benar tidak melakukan apa pun.

Ini adalah kondisi berbahaya dan akan baik bagi para kandidat untuk mengatasinya segera daripada menunda-nundanya.

Sangatlah mudah untuk merasa bosan ketika tanggung jawab Anda tidak lebih dari bangun, makan, dan tidur yang dilakukan berulang-ulang terus menerus.

Jadi, buatlah diri Anda sendiri sibuk. Jagalah pikiran dan tangan Anda tetap aktif dengan melakukan hal-hal berguna: lakukan proyek rumah, berolahraga, mengikuti kursus atau bekerja sukarela untuk mendapatkan pengalaman sementara Anda menunggu perusahaan impian Anda memanggil.

Menyelesaikan tugas-tugas ini, sekecil apa pun kelihatannya, dapat membangun kepercayaan diri seseorang dan menghilangkan kekhawatiran Anda akan datangnya panggilan.

3. Biarkan pikiran baik muncul


Pikiran Anda merupakan sebuah alat yang kuat dan terserah Anda bagaimana cara Anda menggunakannya di saat-saat menantang seperti ini dalam hidup Anda.

Mungkin akan lebih mudah berkata daripada melakukan. Akan tetapi, selalu pilihlah untuk melihat sisi baik dari berbagai hal. Kendalikan sebisa mungkin suara-suara negatif di dalam kepala Anda yang mengatakan bahwa Anda tidak cukup baik.

Merasa bahwa semua yang Anda dapatkan hanyalah penolakan demi penolakan? Terima hal tersebut, bangkit, dan katakana, “Tidak apa-apa. Masih ada banyak kesempatan menunggu saya di luar sana.

Milikilah tekad untuk terus merasa optimis terlepas dari semua kegagalan yang menimpa Anda.

 

Sumber : hrconsultingsetia.com

Bagaimana Caranya Mulai Belajar Mencintai Pekerjaanmu?

 
Bagaimana Caranya Mulai Belajar Mencintai Pekerjaanmu? -  manajemenmudah



Kebanyakan orang berpikir akan mencintai pekerjaan yang sesuai keinginannya, dengan posisi tinggi, dan gaji mumpuni. Padahal, mencintai pekerjaan adalah bagian dari proses menuju kesuksesan dan membutuhkan kerja keras, strategi, serta komitmen.

Sebagian merasa seolah-olah mengorbankan kebahagiaan untuk pekerjaan, padahal mereka yang mencintai pekerjaannya berpotensi untuk berprestasi dengan lebih baik. Mencintai pekerjaan adalah hal ideal yang bisa dicapai sedikit orang-orang beruntung. Ada kepuasan, perasaan tertantang, dan keterlibatan ketika kamu berhasil menyukai apa yang kamu lakukan. Ketika kamu menyukai apa yang kamu lakukan, kinerjamu akan menjadi lebih baik ketimbang melakukan hal yang tidak kamu sukai.

Jadi, bagaimana caranya mulai belajar mencintai pekerjaanmu?

 

 

1. Stop fokus pada uang, uang, dan uang.


Uang tidak akan pernah menjadi alasan yang cukup untuk mencintai pekerjaanmu. Tidak peduli berapa banyak yang kamu kantongi setiap gajian, akan selalu ada hal-hal yang ingin kamu lakukan atau barang yang ingin kamu beli seandainya punya lebih banyak uang. Jangan sampai kamu menjadi orang yang membenci hari-hari kerja dan hanya bahagia saat hari gajian, karena pastinya hari-harimu di kantor akan terasa luar biasa menyiksa.

Geser sedikit fokusmu untuk menemukan hal lain yang kamu sukai dari pekerjaanmu. Apa kamu suka rekan-rekan kerjamu? Kemungkinan menjadi pegawai terbaik bulan ini? Bertemu dengan banyak orang baru? Tugas-tugas baru yang selalu menantang dari bosmu? Ketika kamu menemukan fokus baru, hal ini akan memberimu kekuatan untuk menghadapi hari-hari sulit dan membuatmu tidak terpaku pada sisi menyebalkan dari pekerjaanmu.

 

2. Hindari gabut!

Normalnya, semua pasti ingin menyukai pekerjaannya masing-masing. Psikolog Mihaly Csikszentmihalyi menyatakan bahwa saat terbaik dalam kehidupan seseorang justru bukan saat-saat pasif atau santai, namun ketika seseorang menerjang batasnya untuk mencapai sesuatu yang sulit dan berarti. Ingat senangnya ketika kamu diterima bekerja setelah rangkaian pencarian dan wawancara yang mendebarkan?

Jika kamu bosan dengan pekerjaanmu, mungkin kamu sedang pasif, tidak aktif, atau magabut (makan gaji buta). Ubah cara berpikir dan pola kerjamu dari reaktif menjadi proaktif. Biasanya kamu proaktif saat mencari kerja, namun ketika sudah bekerja, kamu menjadi reaktif atas perintah bos. Mulailah jadi proaktif lagi, cari inisiatif baru, cara baru, tantangan baru, sehingga kamu tidak bosan sekaligus meningkatkan kinerja mu di kantor.

 

3. Kenali bakat dan keahlianmu, gunakan sebaik-baiknya dalam pekerjaan.


Menyukai pekerjaanmu membutuhkan gabungan antara keahlian dan hasil yang memuaskan dari apa yang kamu kerjakan. Pertama-tama, kamu harus mengetahui kelebihan dan keahlianmu, menghargai hal tersebut, dan mengetahui bagaimana cara menggunakannya dalam pekerjaan sehari-hari. Bagaimana caranya? Perhatikan saat-saat kamu merasa bersemangat dalam bekerja, kapan kamu merasa puas, atau kapan kamu merasa butuh bantuan saat segalanya terasa sulit.

Bakatmu tidak tercermin dari apa yang kamu kerjakan, namun dari bagaimana caramu mengerjakannya: bagaimana caramu berpikir, bagaimana caramu memecahkan masalah, dan bagaimana caramu mencerna informasi. Ketika kamu menemukan rintangan dalam pekerjaan dan berhasil memecahkannya dengan keahlianmu, maka kamu akan merasa puas serta bahagia dengan hasil kerjamu.

 

4. Jangan ragu mengambil tantangan baru.

Tidak banyak terlibat di kantor adalah kebiasaan buruk yang sulit dihilangkan. Kurangnya keterlibatan bisa berarti kurangnya tantangan, sehingga kamu hanya sebatas mengerjakan apa yang diperintahkan saja tanpa mau memberikan kontribusi lebih banyak. Mulailah mengubah kebiasaan ini jika kamu ingin mendapat pengalaman dan tantangan di tempat kerja. Pasang mata dan telinga untuk mengetahui kesempatan baru, kemudian ajukan diri. Jangan khawatir jika kamu tidak terlalu familiar dengan tugas yang ditawarkan. Semangat justru terpacu saat kamu mencari cara untuk memecahkannya. Jika berhasil, tentu kamu akan merasa sangat puas.

 

5. Ubah hal-hal yang berada dalam kendalimu.

Ubah sikapmu sendiri! Tersenyumlah, berterima kasih pada orang lain, jangan biarkan orang-orang menyebalkan menyulut emosimu, dan perbanyak tertawa. Kamu juga bisa membaca hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaanmu untuk mendapatkan inspirasi lebih banyak tentang apa yang kamu lakukan. Jangan malas juga untuk merapikan dan mendekorasi mejamu agar suasana tetap mendukung. Semakin kamu mengubah sikapmu menjadi lebih positif, kamu akan makin bahagia dan antusias menghadapi pekerjaanmu.

Ingat bahwa tidak ada suasana kantor yang sempurna. Ada kalanya kamu merasa bosan dengan rutinitas dan menjadi kesal sendiri. Apakah kamu telah mencoba melakukan hal-hal di atas, namun masih selalu merasa ingin marah-marah setiap bangun tidur? Mungkin berarti pekerjaanmu memang tidak tepat. Saatnya mulai merapikan resume dan mencari pekerjaan baru. Kamu tahu harus mulai dari mana kan?

Apakah kamu menyukai pekerjaanmu? Bagaimana cara mencintai pekerjaanmu dan membuat dirimu bekerja lebih baik lagi?

 

Sumber :hrconsultingsetia.com

Beberapa Kebiasaan Mengatur Keuangan Pribadi ini Wajib Anda Terapkan Agar Gaji Tidak Hanya Numpang Lewat

 
Beberapa Kebiasaan Mengatur Keuangan Pribadi ini Wajib Anda Terapkan Agar Gaji Tidak Hanya Numpang Lewat - manajemenmudah



Gaji sebulan hanya lewat? Hampir separuh gaji habis buat bayar utang?

Kalau dua ‘fenomena’ tersebut sering terulang berarti ada yang salah dengan cara mengatur keuangan kita. Salah satu hal yang bikin keuangan kita amburadul adalah kebiasaan kita sendiri.

Kita tidak terbiasa disiplin mengatur keuangan dan tidak bisa membedakan antara nafsu dan kebutuhan. Tapi tenang, tidak ada kata terlambat. Kalau memang pengin memperbaiki kondisi keuangan, sekaranglah saatnya.

Nah, beberapa kebiasaan mengatur keuangan pribadi ini wajib anda terapkan agar gaji tidak hanya numpang lewat.

1. Melacak pendapatan dan pengeluaran

Seringkali kita tidak peduli dengan pengeluaran kita. Kemana saja gaji sebulan kita pergi? Melacak pendapatan dan pengeluaran bisa dilakukan dengan membuat pembukuan sederhana. Kalau tidak mau repot bisa pakai aplikasi pengatur keuangan di smartphone-mu.

2. Memberi angpau

Undangan pernikahan kerabat atau teman bisa datang bertubi-tubi dalam sebulan. Menyumbang uang memang sah-sah saja, tapi tetap harus diingat: jangan sampai over budget terlalu sering memberi sumbangan.

3. Cek tagihan

Terbiasa mengecek tagihan itu penting. Struk belanja sampai yang paling penting tagihan kartu kredit. Ini penting agar kita tidak menemukan biaya siluman disitu.

4. Manfaatkan internet

Sudah tidak jaman mengantre di bank cuma buat transfer. Manfaatkan e-banking.

Apalagi kalau kita mau membandingkan dan mengajukan produk perbankan seperti kredit tanpa agunan (KTA), kredit pemilikan motor, kartu kredit, dll. Dengan internet kamu sudah tidak perlu keliling bank cuma buat mencari informasi.

5. Menabung, menabung, menabung

Kebiasaan menabung memang perlu dipupuk sejak dini. Tapi tidak ada kata terlambat buat kamu yang tidak terbiasa.

Walaupun recehan kalau tekun ditabung juga bisa jadi segunung

Mulailah menyisihkan sebagian kecil gajimu. Ini penting buat dana cadangan/dana masa depan

6. Manfaatkan kartu kredit

Siapa bilang kartu kredit itu kartu setan? Kalau digunakan dengan bijak, kartu kredit justru memudahkan hidup.

Belanja bulanan dan beli tiket bakal lebih mudah. tidak jarang kartu kredit yang menawarkan promo, point rewards dan cash back.

7. Selalu bikin pos pengeluaran

Sehabis gajian selalu bikin pos-pos pengeluaran. Daftar pengeluaran ini harus dipatuhi biar tidak kelimpungan menjelang akhir bulan.

8. Menghindari biaya yang tidak perlu

Sering telat bayar tagihan dan kena denda, memakai jasa calo, melanggar lalu lintas yang berujung tilang. Biaya yang tidak perlu ini sering kita sepelekan karena merasa gaji kita sudah lumayan. Kalau tidak disiplin dalam hal sepele seperti ini bagaimana bisa mengatur keuangan dengan bijak?

9. Selalu membandingkan

Pastikan untuk selalu membandingkan harga saat mau membeli barang. Entah itu barang elektronik, smartphone atau tiket pesawat. tidak ada alasan untuk malas, wong sudah ada teknologi internet kan?

10. Selalu merawat

Terbiasa untuk merawat itu bagus. tidak cuma barang yang harus dirawat biar awet, merawat diri sendiri juga penting.

Sakit itu mahal harganya. Lebih baik mencegah daripada mengobati.

11. Menahan diri

Nafsu dan keinginan bisa muncul kapan saja. Apalagi kalau lagi jalan-jalan ke mall.

Melihat papan diskon besar dada langsung deg-degan. Memang susah menahan diri, tapi daripada kelaparan di akhir bulan, sebaiknya tahan dulu belanja yang tidak perlu.

Ingat, diskon bisa terjadi setiap saat. Jadi sabar aja.

12. Selalu pasang target

Ada prinsip dalam hidup ‘let it flow’. Prinsip ini tidak salah.

Tapi memasang target dalam hidup bakal jauh lebih baik. Misalnya saja, saat menginjak usia 30 harus sudah punya rumah. Usia 35 tahun harus punya usaha sendiri.

Tapi jangan hanya memasang target kosong. Pegang teguh target itu dan berusaha memenuhinya.

13. Evaluasi diri

Evaluasi diri sendiri. Jangan menunggu akhir tahun untuk evaluasi. Mengevaluasi kesalahan dan hal-hal yang telah dilakukan merupakan kebiasaan yang bagus. Dengan evaluasi kita bisa belajar untuk tidak jatuh ke lubang yang sama.

14. Antisipasi

Mengantisipasi kejadian yang belum terjadi itu harus dilakukan.

Contohnya, menyiapkan dana cadangan buat mengantisipasi kejadian yang tidak terduga.

15. Berpikir panjang

Berpikir panjang dan ke depan. Menginvestasikan dana itu termasuk contoh berpikir panjang. Artinya, dengan berinvestasi anda sedang menyiapkan masa depan.

Nah, kira-kira kebiasaan tersebut di atas sudah kamu terapkan belum? Kalau belum, tidak ada kata terlambat kawan.

 

Sumber : hrconsultingsetia.com

Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris

 

Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris - manajemenmudah

Ingin Daya Jual Meningkat? Tingkatkan juga kemampuan berbahasa Inggris anda

Tingkatkan kemampuan bahasa

 Pada zaman modern seperti sekarang ini bahasa Inggris sudah dianggap sebagai bahasa universal. Tak hanya bisnis dan ekonomi, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pun seringkali harus dikejar dengan menguasai bahasa Inggris. Begitu pentingnya penguasaan bahasa Inggris hingga bahasa yang satu ini diajarkan sejak dini di sekolah-sekolah dan menjadi salah satu persyaratan penting dalam pekerjaan.

Walaupun saat ini penguasaan bahasa Inggris merupakan hal yang lumrah di antara masyarakat Indonesia, kenyataannya tak semua orang bisa menguasai bahasa asing ini dengan mudah. Banyak yang perlu mengambil kursus atau pelatihan tertentu untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mereka. Padahal sebenarnya banyak cara yang lebih sederhana namun efektif untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris yang bisa ditempuh. Berikut ini kami sajikan beberapa di antaranya yang dirangkumd ari List Dose.

1. Membaca

Cara pertama untuk mengasah kemampuan Anda dalam berbahasa Inggris adalah dengan banyak membaca literatur dalam bahasa Inggris. Jika Anda suka mengikuti berita atau gosip seputar dunia selebriti di koran dan majalah, Anda bisa rutin membaca berita dari situs-situs luar negeri. Jika Anda penggemar novel atau komik, cobalah baca novel fiksi dan komik yang berbahasa Inggris. Anda bisa menemukan berbagai ebook yang bisa dibaca kapan saja dari internet, dengan harga murah maupun gratis dan tidak menghabiskan biaya yang besar seperti jika Anda harus membeli buku berbahasa Inggris yang dicetak di atas kertas.

Tak masalah jika awalnya Anda merasa kesulitan dalam memahami apa yang Anda baca. Tak perlu sedikit-sedikit membuka kamus. Teruskan membaca hingga Anda sedikit-banyak mengerti garis besar berita. Lama-kelamaan Anda akan terbiasa dengan struktur kalimat dan pemilihan katanya. Hanya butuh beberapa bulan saja untuk terbiasa dengan pola membaca seperti ini.

2. Mengamati

Yang dimaksud mengamati di sini tentu saja mengamati segala hal yang berhubungan dengan bahasa Inggris di sekitar Anda. Perhatikan film-film berbahasa Inggris yang Anda tonton, dan cobalah untuk lebih menghayati dialognya tanpa terlalu sering melirik subtitle. Perhatikan cara pengucapan, kosakata, atau penggunaan frase-frase tertentu dalam berbagai konteks yang diucapkan para aktor dan aktris dalam film.

Observasi secara visual seperti ini akan memberikan persepsi yang lebih baik, sehingga Anda akan lebih cepat mahir. Mencari tahu arti lirik lagu-lagu favorit Anda juga akan membantu untuk menambah perbendaharaan kata dengan cara yang menyenangkan.

3. Menulis

Setelah banyak membaca dan mengamati, pemahaman Anda akan bahasa Inggris pastinya akan lebih meningkat. Tetapi ini masih menjadikan Anda dalam kategori pengguna bahasa Inggris pasif. Untuk lebih meningkatkan kemampuan Anda, cobalah untuk menulis dalam bahasa Inggris. Anda bisa melatih diri dengan menerjemahkan curhatan yang biasa Anda tulis dalam diary atau review di blog ke dalam bahasa Inggris.

Tak masalah jika tata bahasa Anda masih kacau. Yang penting Anda bisa berlatih untuk membiasakan diri menggunakan bahasa asing. Menuliskan kosakata yang baru Anda kenal adalah salah satu cara terbaik dan termudah untuk menghapalnya. Dan dengan menuliskan rangkaian kalimat dalam bahasa Inggris Anda jadi lebih mudah mengevaluasi kesalahan tata bahasa Anda.

4. Praktek berbicara

Tata bahasa yang bagus tak akan ada artinya kalau Anda tidak pernah mempraktekkannya dalam percakapan. Karena tujuan dari bahasa adalah untuk berkomunikasi, maka Anda harus belajar untuk mengkomunikasikan maksud Anda secara lisan dalam bahasa Inggris. Kuncinya adalah berusaha agar orang lain mengerti apa yang Anda sampaikan dalam bahasa Inggris terlebih dahulu. Setelah terbiasa bercakap-cakap dalam bahasa Inggris, secara otomatis Anda akan belajar untuk memperbaiki tata bahasa yang Anda gunakan dalam berbicara.

5. Manfaatkan game dan media sosial

Ini adalah salah satu cara yang paling mudah juga untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris. Manfaatkan semua media sosial yang Anda punya untuk belajar bahasa Inggris.

Setting akun Facebook, Instagram, dan Twitterdalam bahasa Inggris. Carilah teman-teman dunia maya yang menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari dan sering-sering berinteraksi dengan mereka. Selain bisa menambah teman dari berbagai negara, berinteraksi dengan mereka akan memberikan Anda kesempatan untuk mempelajari kosakata baru.

Mainkan game-game yang Anda sukai. Biasanya game, entah yang bertipe RPG atau time management dan strategi biasanya disertai dengan dialog dalam bahasa Inggris. Tentunya sambil bermain Anda bisa sambil belajar bahasa Inggris dari sana.

 

6. Buat catatan kecil

Jika Anda menemukan kosakata baru yang tidak Anda ketahui artinya atau yang Anda dengar sambil lalu, tak ada salahnya kalau membuat catatan kecil untuk membantu Anda lebih mudah mengingat dan mempelajarinya lagi saat ada waktu. Ini bukan usaha yang sulit. Anda tidak perlu membawa-bawa pensil dan buku ke mana-mana. Cukup catat di ponsel.

Itu 6 cara mudah dan sederhana yang bisa Anda terapkan jika ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris.

 

Sumber : hrconsultingsetia.com